Teks Laporan Hasil Observasi_Andi Aqeel X5 09_Burung Cendrawasih
Burung Cendrawasih
Pada saat ini Burung Cendrawasih merupakan salah satu hewan yang terancam punah di Indonesia. Burung Cendrawasih dikenal karena keindahan bulunya, terutama Cendrawasih jantan. Burung ini banyak dinilai orang sebagai burung yang paling indah di dunia.Burung cendrawasih merupakan burung yang sering ditemukan di daerah Timur Papua, Papua Nugini, pulau-pulau selat Torres, dan Australia timur.
Ciri utama dari burung cendrawasih adalah burung ini memiliki bulu yang panjang dengan warna dan bentuk yang indah. Cedrawasih jantan memiliki bulu yang lebih panjang dibandingkan betina. Warna bulu pejantan pun lebih bervariasi dari betina, bulunya merupakan gabungan warna dari kuning, cokelat, hitam, putih, orange, biru dan merah. Panjang tubuhnya bervariasi tergantung jenisnya, yang paling kecil adalah spesies Cendrawasih Raja yang panjang tubuhnya mencapai 15 cm degan berat sekitar 50 gram. Sedangkan yang terbesar adala jenis Cendrawasih paruh hitam dengan panjang maksimal 110 cm dan berat 430 gram.Memiliki bentuk kaki tipe petengger dengan jari-jari kaki yang panjang dan telapak kaki yang datar. Sesuai dengan namanya, bentuk kaki yang demikian mempermudah cendrawasih untuk bertengger pada cabang pohon.Burung ini memiliki paruh yang tebal dan runcing, paruh yang demikian dapat digunakannya untuk memecah buah dan memotong hewan kecil kecil sesuai dengan makanannya
Habitat alami burung Cendrawasih berada di hutan-hutan pegunungan, terutama di Pulau Papua. Umumnya ia hidup di daerah dengan ketinggian 1.400 meter sampai 1.800 meter di atas permukaan laut. Ia menyukai hutan yang lebat serta terdapat beberapa jenis tumbuhan merambat di sekitarnya. Biasanya ia menyukai untuk bertengger di percabangan yang ada di hutan tersebut. Ia mencari makan dengan cara berpindah dari cabang ke cabang lainnya sambil melihat apakah ada buah-buahan atau hewan kecil yang bisa dimakannya.
Cara berkembang biak cendrawasih terbagi dalam dua kelompok, yaitu cendrawasih yang bersifat monogami dan yang bersifat poligami. Biasanya cendrawasih yang bersifat monogami memiliki bulu yang sederhana. Sedangkan yang bersifat poligami, memiliki bulu yang lebih bagus.Pada saat musim kawin, burung jantan akan memperlihatkan bulunya pada cendrawasih betina. Lalu apabila si betina telah tertarik, barulah ritual kawin dilakukan. Jumlah telur yang dihasilkan oleh cendrawasih betina dalam sekali bereproduksi hanya 1-3 butir saja. Rendahnya produktivitas burung ini membuat upaya pelestariannya menjadi terkendala.
Cendrawasih termasuk ke dalam kelompok burung omnivora yang memakan buah-buahan serta memangsa hewan-hewan yang berukuran kecil seperti serangga, laba-laba ataupun siput. Ada 3 jenis makanan yang menjadi favorit burung ini, yaitu Pepaya merupakan buah yang paling disukai oleh burung ini. Hal tersebut dikarenakan burung ini biasanya lebih menyukai buah yang berair daripada yang kering. Pepaya pun sangat baik untuk dikonsumi olehnya karena memiliki kandungan vitamin yang tinggi serta kalori yang memadai. Pepaya juga terbukti mampu membuat warna bulu burung untuk terlihat lebih cemerlang. Hal tersebut disebabkan adanya kandungan anti-oksidan yang tinggi sehingga mampu menghilangkan permasalahan yang sering terjadi di bulu burung. Sama seperti pepaya, rambutan digemari burung ini karena kandungan airnya yang tinggi. Ia juga baik untuk dikonsumsi setiap hari karena memiliki kandngan vitamin, khususnya vitamin C yang tinggi. Di dalam 100 gram rambutan terkandung 40 mg vitamin C yang lebih dari cukup digunakan untuk menjaga kesehatan burung ini. Buah ini juga memiliki kandungan serat dan mineral yang tinggi.Sayangnya, buah ini rendah kalori sehingga tidak bisa dijadikan sebagai makanan utama burung ini. Belalang merupakan serangga yang memiliki kandungan protein yang tinggi. Ia juga disukai oleh burung Cendrawasih dikarenakan kandungan airnya yang tinggi. Selain kadar proteinnya yang tinggi, didalam belalag juga terdapat kandungan mineral yang cukup lengkap seperti kalsium, fosfor, zat besi, mangan dan tembaga. Didalam belalang juga terdapat kandungan vitamin yang cukup beragam. Belalang sangat baik untuk dijadikan makanan utama dari Cendrawasih. Hanya saja, untuk memperoleh belalang yang cukup banyak memiliki kesulitan tersendiri mengingat di Indonesia belum banyak orang yang membudidayakannya.
Andi Aqeel Ghaiyas Cakravastia
Sumber:https://jenis.net/burung-cendrawasih/

Comments
Post a Comment